Butter Chicken (Murgh Makhani)
Ayam mentega halal yang lembut dengan potongan ayam panggang beraroma smokey dan saus tomat-makhani yang kaya, dipadukan dengan mentega, krim, serta rempah-rempah hangat khas India Utara.
Butter chicken, yang dalam bahasa Hindi disebut murgh makhani, adalah kari yang lahir di Delhi, dibangun dari kontras antara ayam yang berasap dan hangus dengan saus tomat-mentega yang lembut. Hidangan ini kini menjadi favorit global, namun akarnya terikat pada India Utara pasca-Pemisahan dan dapur-dapur restoran yang mengolah sisa ayam tandoori menjadi sesuatu yang kaya dan mengenyangkan. Adaptasi halal ini mempertahankan tekstur krim klasik dan rasa pedas yang lembut, sambil menggunakan ayam bersertifikat halal dan lemak yang jelas-jelas ramah halal.
Kebanyakan cerita asal-usul menunjuk ke Moti Mahal di Daryaganj, Delhi, di mana para koki konon merebus sisa ayam tandoori dalam saus mentega dan tomat agar tetap lembap. Kisahnya bervariasi mengenai tanggal dan penemu pastinya, dan perselisihan hukum publik telah membuat topik ini tetap menjadi berita dalam beberapa tahun terakhir. Sebuah profil National Geographic menjelaskan bagaimana hidangan ini kemungkinan muncul dari pragmatisme dapur dan kemudian menjadi ciri khas menu restoran India Utara di seluruh dunia. Untuk gambaran umum yang lebih luas tentang nama umum hidangan, bahan-bahan, dan kaitannya dengan Delhi, lihat referensi umum di entri butter chicken Wikipedia dan ikhtisar berfokus sejarah terbaru dari The Indian Express.
Pertanyaan tepat tentang siapa yang menciptakan butter chicken masih aktif diperdebatkan. Pada awal 2024, perselisihan hukum antara kelompok Moti Mahal dan Daryaganj menempatkan cerita-cerita asal-usul yang bersaing itu ke dalam sorotan, menegaskan bahwa ketenaran hidangan ini dibagi oleh banyak garis keturunan koki dan pemilik restoran. Laporan The Guardian dan profil National Geographic sama-sama menangkap bagaimana hidangan ini berpindah dari ruang makan di Delhi menjadi ikon internasional. Apapun asal pastinya, identitas intinya tetap stabil: rasa asap seperti tandoor, dasar tomat yang dibumbui lembut, serta kekayaan mentega dan krim.
Dari Tandoor ke Kuah Makhani
Butter chicken paling baik dipahami sebagai solusi dapur yang cerdas yang kemudian menjadi sebuah arketipe kuliner. Metode aslinya kemungkinan dimulai dengan ayam tandoori, yang bisa mengering setelah disajikan. Dengan melipat potongan-potongan berasap itu ke dalam saus mentega-tomat, para koki menciptakan hidangan baru yang sekaligus lembut dan beraroma kuat. Seiring waktu, sausnya menjadi kanvas untuk keseimbangan: tomat untuk keasaman, mentega dan krim untuk kekayaan, serta rempah-rempah untuk kehangatan tanpa kepedasan yang agresif. Kasuri methi (daun fenugreek kering) menambahkan aroma herbal yang khas dan sedikit manis yang dianggap penting oleh banyak koki.
Versi ini tetap dekat dengan ide klasik sambil menggunakan metode yang mudah diakses dan tidak memerlukan tandoor. Anda akan memanggang atau menumis ayam yang telah dimarinasi untuk mendapatkan pinggiran yang hangus, kemudian menyelesaikannya dalam saus makhani yang direbus perlahan. Saus dibangun dari dasar bawang bombay, jahe, dan bawang putih, diperkaya dengan mentega dan krim, serta diseimbangkan dengan jintan, ketumbar, dan sedikit cabai. Kacang mete diblender untuk memperdalam tubuh krim tanpa menutupi kecerahan rasa tomat.
Catatan Adaptasi Halal
Butter chicken secara alami ramah halal jika Anda mengontrol protein dan lemaknya. Gunakan ayam bersertifikat halal dan hindari bumbu rendaman atau campuran rempah yang mengandung alkohol. Mentega, ghee, krim, dan yogurt semuanya halal, tetapi pilih merek tanpa tambahan gelatin. Jika Anda menyajikannya dengan naan atau nasi, pastikan roti kemasan atau ghee apa pun bersertifikat halal dan bebas dari pengawet berbasis alkohol.
Ringkasan Resep
| Hasil | 4 porsi |
|---|---|
| Waktu persiapan | 25 menit (ditambah 30 menit perendaman) |
| Waktu memasak/memanggang | 35 menit |
| Total waktu | 60 menit (ditambah perendaman) |
| Jenis masakan | India Utara |
Bahan-bahan
Jumlah di bawah ini dikalibrasi untuk saus makhani gaya restoran yang seimbang. Sesuaikan cabai sesuai selera dan pertahankan tingkat mentega dan krim secukupnya jika Anda lebih menyukai hasil akhir yang lebih ringan.
Ayam dan Bumbu Rendaman
![]() |
Ayam
700 g paha atau dada tanpa tulang, potong dadu
|
SYUBHAT |
![]() |
Yogurt
120 g yogurt tawar
|
— |
![]() |
Jus lemon
2 sdm
|
HALAL |
|
Bawang putih
4 siung, cincang halus
|
HALAL |
|
Jahe
1 sdm, parut
|
HALAL |
|
Garam masala
2 sdt
|
HALAL |
|
Kunyit
1/2 sdt
|
HALAL |
![]() |
Bubuk cabai
1 sampai 2 sdt (gaya Kashmiri untuk warna)
|
— |
![]() |
Garam
1 1/2 sdt, dibagi
|
— |
Saus Makhani
|
Mentega
3 sdm
|
HALAL |
|
Ghee
1 sdm
|
SYUBHAT |
![]() |
Minyak sayur
1 sdm (untuk menumis)
|
HALAL |
|
Bawang bombay
1 buah ukuran sedang, cincang halus
|
HALAL |
|
Bawang putih
4 siung, cincang halus
|
HALAL |
|
Jahe
1 sdm, parut
|
HALAL |
|
Tomat
500 g tomat kalengan yang dihancurkan atau tomat segar, diblender
|
HALAL |
|
Jintan
1 sdt
|
HALAL |
|
Ketumbar
1 sdt
|
HALAL |
|
Garam masala
1 1/2 sdt
|
HALAL |
![]() |
Kasuri methi (daun fenugreek kering)
1 sdt, dihancurkan
|
— |
![]() |
Kacang mete
30 g, direndam dalam air panas
|
— |
![]() |
Krim kental
120 ml
|
— |
![]() |
Gula
1 sdt
|
HALAL |
Cara Membuat
- Rendam ayam dengan yogurt, jus lemon, bawang putih, jahe, garam masala, kunyit, bubuk cabai, dan garam. Diamkan setidaknya 30 menit.
- Panaskan minyak sayur dalam wajan dan tumis ayam yang telah direndam hingga pinggirannya hangus tetapi belum sepenuhnya matang. Sisihkan.
- Di panci yang sama, lelehkan mentega dan ghee. Tumis bawang bombay hingga lunak dan sedikit keemasan, lalu tambahkan bawang putih dan jahe.
- Aduk jintan, ketumbar, garam masala, dan bubuk cabai. Masak sebentar hingga harum.
- Tambahkan tomat dan didihkan selama 10 hingga 12 menit hingga mengental. Blender kacang mete yang telah direndam dengan sedikit percikan air, lalu kembalikan ke dalam panci untuk mendapatkan tekstur yang halus dan lembut.
- Bumbui dengan gula, garam, dan kasuri methi yang dihancurkan. Tuangkan krim dan aduk perlahan.
- Tambahkan ayam yang telah ditumis dan didihkan selama 8 hingga 10 menit hingga matang dan terbungkus saus.
- Selesaikan dengan sedikit tambahan mentega jika diinginkan, dan sajikan dengan naan atau nasi basmati.
Tips & Variasi
- Untuk rasa asap tanpa tandoor, hanguskan ayam sebentar di bawah panggangan sebelum direbus.
- Lebih suka saus yang lebih ringan? Ganti setengah krim dengan susu full cream atau tambahan satu sendok yogurt.
- Jika Anda tidak dapat menemukan kasuri methi, gunakan sedikit bubuk fenugreek dan krim ekstra untuk melembutkan rasa pahitnya.
- Buatlah sebelumnya: sausnya akan lebih enak setelah didiamkan semalaman dan bisa dipanaskan perlahan tanpa pecah.









